Santri Boarding School Miftahul Huda MTs N 1 Purworejo Peringati Hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW

Purworejo – Hari Santri Nasional (HSN) ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo 6 tahun lalu, tepatnya tanggal 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta, sebagai simbol penghormatan atas jasa besar para Kyai dan Santri dalam meperjuangkan kehormatan bangsa Indonesia melelui “Resolusi Jihad”nya. Tanggal tersebut setiap tahunnya kemudian menjadi hari istimewa bagi seluruh elemen bangsa, khususnya kaum santri. Dalam rangka menyambut HSN, MTs Negeri 1 Purworejo menggelar Pekan Prestasi Santri (PPS) sekaligus dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara digelar Kamis (21/10) siang di halaman Masjid at Thohir MTs N 1 Purworejo, melibatkan seluruh santri Boarding School, guru, pegawai, pengurus komite madrasah, orang tua/wali santri dan warga sekitar Masjid.
Sesuai rencana, acara dimulai pukul 13.00 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri Fata Zaky Ikrima, dilanjutkan tahlil oleh Bapak Dr. H. Muhammad Arwani, S,Ag., M.Pd. Sebagai bentuk “hubbul waton”, jamaah kemudian diajak mengumandangkan lagu Indonesia Raya, dirangkai dengan Mars Santri dan Ya Lal Wathon yang merupakan ciri khas santri Aswaja.

Sambutan pertama disampaikan oleh Drs. Wakijo, M. Pd. selaku ketua panitia. Pak Wakijo menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat pada kegiatan ini dan mohon maaf pada hadirin atas segala kekurangan. Tida lupa Pak WakiJo juga meminta doa restu pada seluruh hadirin agar BSMH selalu eksis dan mampu mencetak santri-santri yang salih salihah dan handal.

Sesuai dengan temanya, acara kemudian dilanjut dengan penampilan para santri untuk unjuk kemampuan di bidang tahfidz Al- Qur’an juz 29-30, Qiroatul Kutub (Safinatun Najah) dan nadham Amsilatuttashrifiyyah. Dalam penampilan tersebut jamaah yang hadir diberi kesempatan langsung untuk menguji kemampuan kepada santri dengan memberi pertanyaan seputar tiga materi di atas.

Kepala MTs Negeri 1 Purworejo, Dr. H. Munawir, S. Ag., M. Pd., sempat terharu dan bangga serta sangat bersyukur saat menyaksikan penampilan para santri. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung suksesnya acara tersebut; panitia, pengasuh Boarding, seluruh guru/pegawai dan para santri berikut orang tuanya. Secara khusus beliau berterimakasih kepada para wali santri BSMH yang ikhlas mengarahkan dan menitipkan putra putrinya untuk memperdalam akidah akhlak serta ilmu agama di Boarding School Miftahul Huda. “Siapa saja yang dikaruniai anak oleh Allah SWT, maka didiklah akhlak lebih dahulu baru ilmu lainnya, caranya bisa dengan dititipkan di madrasah maupun pesantren, insyaAllah anak-anak itu kelak akan menjadi syafa’at bagi orang tuanya di yaumul qiyamah”. jelas beliau sambil mengutip penggalan hadits Nabi SAW.

Bapak Kamad melanjutkan, tujuan utama acara ini adalah untuk melatih kepercayaan diri, meningkatkan prestasi dan memotivasi santri agar punya semangat dalam mencontoh serta meneladani para ulama dalam perjuangan kemerdekaan bangsa. Selain itu juga untuk menguatkan silaturahmi antar madrasah, pengurus boarding (asrama) dengan wali santri. Tujuan lain, kata Bapak Kamad, yaitu untuk mensosialisasikan kegiatan yang dilakukan santri selama mengikuti boarding school. Dijelaskan bahwa Boarding School Miftahul Huda merupakan salah satu program ungulan MTs N 1 Purworejo. “Selama berada di asrama, mereka mendapat materi tentang pokok-pokok penguatan aqidah, Akhlak, Alquran-hadits, ilmu lughoh atau Bahasa Arab, serta melatih kemandirian siswa”. Keseriusan santri BSMH patut diacungi jempol, karena mampu membuktikan dengan diraihnya berbagai prestasi, yakni; CCQ, tahfidz, qiroatul kutub, kithobah, dan hadroh/nasyid, baik di level madrasah, regional maupun nasional. Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, para santri yang berprestasi diberi hadiah yang diserahkan langsung oleh Bapak Munawir.

Sebagai siraman rohani, para jama’ah mendapatkan mau’idhoh hasanah dari Bapak K.H Farid Solihin M, M. Pd. (alumni MTsN 1 Purworejo). Beliau antara lain menyampaikan, bahwa santri harus bermodalkan tiga kebaikan sebagai karakter yang harus tertanam dalam jiwa santri, yakni iman, Islam dan ihsan sehingga mampu menjadi patriot dan pelopor kebaikan. Para orang tua pun, tegas Pak Kyai, harus yakin bahwa menyekolahkan anak di sekolah berbasis agama atau di madrasah merupakan investasi yang luar biasa, terutama saat mereka dewasa kelak.

Tibalah pada purna acara yaitu penutup dan doa bersama yang dipimpin langsung Bapak K. H. R. Mahmud, B.A. (/rd)